BAB II

LANDASAN TEORI

2.1       Teori

            Dunia perekonomian modern sekarang ini mempunyai masalah utama yang sering dihadapi adalah usaha untuk menyalurkan atau memasarkan barang dan jasa yang ditawarkan kepada pihak pembeli atau konsumen yang membutuhkan. Untuk dapat memasarkan barang dengan baik diperlukan cara atau ilmu yang terbaik untuk itulah kita perlu adanya promosi produk.

            Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang dibutuhkan serta keinginan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.

            Marketing meliputi segala kegiatan yang berhubungan dengan cara menggerakan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen serta memberikan kepuasan yang lebih baik dari pesaing. Marketing (Pemasaran) merupakan salah satu bagian dari kegiatan pokok yang dilakukan pengusaha dalam menjalankan usaha untuk berkembang dan untuk menghasilkan laba. Dalam berbisnis, berhasil tidaknya pencapaian suatu tujuan tergantung pada keahlian mereka yang bergelut dibidang pemasaran, produksi, keuangan, maupun bidang lainnya pada perusahaan. Lebih dari ini tergantung pada kemampuan untuk mengkombinasikan dalam hal tersebut agar organisasi dapat berjalan dengan lancer.

            Tujuan utama pemasaran adalah memberikan pelayanan, memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Oleh karena itu, pemasar perlu memahami bagaimana perilaku konsumen dalam usaha memuaskan kebutuhan dan keinginannya.

 2.2       Promosi, Tujuan dan Jenisnya

            Menurut Swastha (1996;78), promosi dipandang sebagai arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mempengaruhi seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran. Lain halnya menurut Stanton (1996;132), pada dasarnya promosi adalah suatu kegiatan memberitahukan (information), membujuk (persuation), mempengaruhi (influence).

            Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa promosi merupakan kegiatan perusahaan untuk memberikan informasi, membujuk dan mengingatkan pihak lain tentang perusahaan yang bersangkutan dan barang-barang serta jasa yang ditawarkan olehnya.

            Promosi memiliki 3 karakteristik yaitu :

  1. Kegiatan promosi adalah kegiatan atau proses komunikasi yang bertujuan sebagai perantara seperti untuk meyakinkan, mendidik, atau menciptakan image yang positif.
  2. Kegiatan promosi merupakan kegiatan yang terprogram.
  3. Promosi bertujuan untuk memisah-misahkan konsumen.

Selain itu promosi juga mempunyai berbagai tujuan diantaranya adalah :

  1. Modifikasi tingkah laku
  2. Member tahu
  3. Membujuk
  4. Mengingatkan

Pada dasarnya ada enam bauran promosi yang di kemukakan oleh Kottler (2001;227) yaitu Periklanan (Advertising), Penjualan Perorangan (personal selling), Promosi Penjualan (sales promotion), Publisitas (publiscity), Pemasaran Langsung (direct market), Hubungan masyarakat (public relation).

 2.3       Bauran Promosi

A. Periklanan (advertising)

            Merupakan salah satu bentuk dari komunikasi impersonal yang dilakukan oleh perusahaan baik produk maupun jasa. Pada dasarnya tujuan periklanan adalah komunikasi yang efektif dalam rangka mengubah sikap dan perilaku konsumen. Ada beberapa pilihan media dalam melakukan periklanan melalui :

  1. Surat kabar
  2. Majalah
  3. Radio
  4. Televisi
  5. Papan reklame
  6. Direct mail

B. Hubungan masyarakat (public relation)

Public Relation merupakan kiat pemasaran lainnya, dimana perusahaan tidak harus berhubungan hanya dengan pelanggan, pemasok, dan penyalur, tetapi ia juga harus bergabung dengan kepentingan public yang lebih besar.

Public Relation sangat peduli terhadap bberapa tugas pemasaran, diantaranya :

  1. Membangun image (citra)
  2. Mendukung aktivitas komunikasi lainnya
  3. Mengatasi permasalahan dan isu yang ada
  4. Memperkuat positioning perusahaan
  5. Mempengaruhi publik yang spesifik
  6. Mengadakan launching produk atau jasa baru

Program publik relation adalah :

  1. Pulbikasi
  2. Event
  3. Hubungan dengan investor
  4. Pameran
  5. Mensponsori beberapa acara

Dengan kata lain hubungan masyarakat adalah usaha terencana oleh suatu organisasi untuk mempengaruhi sifat atau pendapat golongan terhadap badan usaha tersebut.

 2.4       Pengembangan Hipotesis

            Berdasarkan keputusan masalah mengenai keputusan pembelian dan unsure-unsur bauran promosi serta berdasarkan teori-teori pendukung maka penulis merumuskan hipotesis sebagai berikut :

  1. Periklanan berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan penggunaan produk simcard pada konsumen produk simcard Indosat.
  2. Hubungan masyarakat berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan penggunaan produk simcard pada konsumen produk simcard Indosat.

 2.5              Regresi

Analisa data yang dilakukan untuk mencapai tujuan penelitian dibangun melalui regresi linear berganda, karena yang dilihat adalah pengaruh variabel bebas terhadap variabel tergantung (Rangkuti,2003;162). Formulasi tersebut secara eksplisit adalah sebagai berikut :

Y = a+b1X1+b2X2 +e

dimana:

Y         = keputusan penggunaan simcard Indosat

X1       = periklanan

X2       = hubungan masyarakat

a1,b1     = koefisien regresi

e          = nilai eror atau nilai sisa (residual)

 2.6              Tinjauan Penelitian Terdahulu

Penelitian mengenai aspek bauran promosi dalam hubungannya dengan keputusan penggunaan telah dilakukan oleh Bastian Lieza. Penelitian ini dianggap relevan dengan judul PENGARUH PROMOSI PRODUK ROKOK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ROKOK SAMPOERNA A-MILD PADA MAHASISWA S1 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATRA UTARA. Dalam penelitian tersebut dikemukakan bahwa promosi melauli iklan sebagai salah satu cara yang cukup signifikan terhadap pembelian produk rokok Sampoerna A-Mild pada mahasiswa Universitas Sumatera Utara.

Persamaan yang ditemukan pada penelitian terlebih dahulu adalah pada langkah pembuktian landasaran teoritis, dimana unsur bauran promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pada unit analisis. Sedangkan perbedaan yang terdapat adalah pada prosedur penarikan sampel beserta karakteristik sampel dan populasi yang berbeda.