BAB I

PENDAHULUAN

 

Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarianpemilihanpembelianpenggunaan, pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.

Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian.Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

Pemahaman akan perilaku konsumen adalah tugas penting bagi para pemasar. Para pemasar mencoba memahami perilaku pembelian konsumen agar mereka dapat menawarkan kepuasan yang lebih besar kepada konsumen. Tapi bagaimanapun juga ketidakpuasan konsumen sampai tingkat tertentu masih akan ada. Beberapa pemasar masih belum menerapkan konsep pemasaran sehingga mereka tidak berorientasi pada konsumen dan tidak memandang kepuasan konsumen sebagai tujuan utama.

Tak diragukan lagi, konsumen tergolong aset paling berharga bagi semua bisnis. Tanpa dukungan mereka, sutau bisnis tidak bisa eksis. Sebaliknya jika bisnis kita sukses memberikan pelayanan terbaik, konsumen tidak hanya membantu bisnis kita tumbuh. Lebih dari itu, mereka biasanya akan membuat rekomendasi untuk teman dan relasinya. Jika Anda sungguh-sungguh mendengarkan konsumen, mereka akan menjelaskan apa yang dikehendaki dan bagaimana sebaiknya Anda memberikan pelayanan terbaik untuk mereka. Jangan lupa bahwa yang “membayar” gaji kita dan memungkin bisnis ini berjalan adalah konsumen.

Jadilah pendengar yang baik. Luangkan waktu untuk menelaah kebutuhan konsumen dengan bertanya dan fokus terhadap apa yang telah mereka katakan. Perhatikan kata-katanya, intonasi suaranya, gerak badannya, dan yang terpenting bagaimana perasaan mereka. Jauhkan diri dari asumsi-asumsi dan berpikir intuitif tentang keinginan konsumen.

Ada 3 faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen :

  1. Konsumen Individu

Pilihan merek dipengaruhi oleh kebutuhan konsumen, persepsi atas karakteristik  merek, dan sikap ke arah pilihan. Sebagai tambahan, pilihan merek dipengaruhi oleh demografi konsumen, gaya hidup, dan karakteristik personalia.

  1. Pengaruh Lingkungan

Lingkungan pembelian konsumen ditunjukkan oleh budaya (norma kemasyarakatan, pengaruh kedaerahan atau kesukuan), kelas sosial (keluasan grup sosial ekonomi atas harta milik konsumen), grup tata muka (teman, anggota keluarga, dan grup referensi) dan faktor menentukan yang situasional (situasi dimana produk dibeli seperti keluarga yang menggunakan mobil dan kalangan usaha).

  1. Marketing strategy

Merupakan variabel dimana    pemasar mengendalikan usahanya dalam memberitahu dan mempengaruhi konsumen. Variabel-variabelnya adalah barang, harga, periklanan dan distribusi yang mendorong konsumen dalam proses pengambilan keputusan. Pemasar harus mengumpulkan informasi dari konsumen untuk evaluasi kesempatan utama pemasaran dalam pengembangan pemasaran. Kebutuhan ini digambarkan dengan garis panah dua arah antara strategi pemasaran dan keputusan konsumen dalam gambar 1.1 penelitian pemasaran memberikan informasi  kepada organisasi pemasaran mengenai kebutuhan konsumen, persepsi tentang karakteristik merek, dan sikap terhadap pilihan merek. Strategi pemasaran kemudian dikembangkan dan diarahkan kepada konsumen.

Ketika konsumen telah mengambil keputusan kemudian evaluasi pembelian masa lalu, digambarkan sebagai umpan balik kepada konsumen individu. Selama evaluasi, konsumen akan belajar dari pengalaman dan pola pengumpulan informasi mungkin  berubah,  evaluasi  merek,  dan  pemilihan  merek.  Pengalamn  konsumsi secara langsung akan berpengaruh apakah konsumen akan membeli merek yang sama lagi.

BAB II

CONTOH KASUS

Seiring dengan perkembangan jaman yang semakin maju dan canggih, perilaku konsumen pun ikut berubah – ubah. Permintaan konsumen yang semakin beragam dan kompleks memerlukan jalan keluar untuk memberi pencapaian kepuasannya. Ditambah dengan waktu yang terbatas dan aktifitas yang padat, menuntut segala sesuatunya untuk serba mudah dan instan.
Perilaku konsumen yang paling terlihat dari masa milenium hingga sekarang yaitu menginginkan sesuatu yang serba instan dan mudah. Semua hal dituntut serba mudah dan cepat, dengan harga yang terjangkau membuat konsumen menjadi mudah untuk mencapai kepuasan. Rumah produksi dan distribusi pun berlomba – lomba menyediakan hal – hal yang dapat dengan mudah dikonsumsi oleh konsumen.
Berikut ini adalah beberapa contoh dasar dari perubahan perilaku konsumen dari masa milenium hingga kini :

1. JASA INTERNET
Internet sebenarnya sudah tersedia sejak dahulu, namun karena harga dan penyedia fasilitasnya yang masih terbatas, membuat pengguna jasanya masih sedikit, biasanya hanya digunakan untuk keperluan kantor. Seiring perkembangan jaman, kini media internet sudah semakin berkembang dan banyak penggunanya. Hal ini terlihat dari kegunaan dan fasilitas yang terdapat didalamnya saat ini, antara lain :
• Bisnis
Terdapat fasilitas e-mail, dan web site untuk mengakses informasi
untuk keperluan bisnis di seluruh dunia.
• Jejaring Sosial
Maraknya website jejaring sosial seperti Facebook, twitter, Friendster, Myspace, Yahoo massenger, Bolger dan lain – lain menjadi daya tarik konsumen khususnya anak muda.

• Jual Beli
Terdapat website untuk memudahkan konsumen membeli suatu barang maupun jasa melalui media internet tanpa harus repot datang ke toko. Websitenya antara lain, e-bay, kaskus, dll.
• Download / Unduh
Saat ini tidak perlu ke toko musik untuk membeli lagu atau band favorit Anda. Cukup transaksi dan mengunduh melalui media internet, dan ada pula yang menyediakannya secara gratis.
• Game Online
Media Internet juga menyediakan game online untuk bermain anak-anak muda jaman sekarang. Bermain game sembari berinteraksi dengan orang lain di belahan kota lain. Keberhasilannya juga bisa dilihat dari banyaknya tempat multiplayer yang menjamur untuk memudahkan konusmen mengakses game online dimana-mana.

2. GADGET / TEKNOLOGI
Dahulu teknologi seperti handphone, laptop dan sejenisnya hanya digunakan oleh kalangan tertentu dan untuk tujuan tertentu seperti urusan kerjaan, bisnis dan semacamnya. Namun hal tersebut tidak berlaku pada saat ini. Teknologi – teknologi tersebut sudah dapat dimiliki oleh banyak kalangan dan dapat didapat dengan mudah dengan harga yang terjangkau, bahkan dengan fasilitas dan kualitas yang jauh lebih baik. Berikut ini adalah beberapa perilaku konsumen yang mengalami perubahan perilaku.
• Saat ini banyak konsumen yang menggunakan handphone 2 atau lebih, CDMA dan GSM dengan alasan agar murah dan praktis, bahkan ada sebagian orang yang berpendapat jika menggunakan handphone CDMA dan GSM terlihat lebih bergaya.
• Sekarang sudah banyak handphone dengan harga murah namun berfasilitas lengkap, terdapat kamera, video, internet, agar memudahkan konsumen, memiliki satu barang dengan berbagai fungsi, bahkan telah ada handphone dengan fasilitas dual gsm dan dual simcard. Fasilitas video call juga menjadi hal instan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Ditambah munculnya produk baru yaitu Black Berry dan i-phone.
• Munculnya laptop note book, net book dengan fasilitas yang canggih namun dengan harga murah.
• Music player yang bermunculan seperti mp3 player, mp4 player, i-pod.
• Munculnya flashdisk yang hampir semua orang memilikinya, karena lebih praktis daripada penemuan sebelumnya, yaitu disket dan CD.

BAB III

KESIMPULAN

KESIMPULAN

Jika dilihat dari perilaku konsumen yang telah dianalisa diatas, didapat kesimpulan bahwa konsumen mempunyai sifat menginginkan segala sesuatu yang cenderung instan dan serba cepat, baik dalam mengakses informasi, membeli dan menjual barang. selain itu kebanyakan dari konsumen lebih peduli akan trend atau gaya hidup dari pada kebutuhan. Intinya kebutuhan dan keinginan konsumen terhadap suatu barang di pengaruhi oleh keadaaan sekitar

.

SARAN

Sebagai konsumen yang cerdas sebaiknya kita jangan mudah terpengaruh lingkungan sekitar, telitilah sebelum membeli atau mengkonsumsi suatu produk, apakah barang yang akan kita beli itu termasuk kebutuhan atau keinginan. Jika itu kebutuhan maka telaah lagi, kebutuhan jangka panjang atau jangka pendek. Selain itu kurangi pembelian barang yang dirasa kurang perlu untuk menekan angka pengeluaran dan menjauhkan kita dari hal-hal yang berbau konsumtif. Jadilah konsumen yang cerdas.

REFERENSI

http://coebanif.wordpress.com/2010/05/25/makalah-perilaku-konsumen/

http://kumpulantugasekonomi.blogspot.com/2010/02/makalah-perilaku-konsumen-memahami.html

http://www.facebook.com/topic.php?uid=187949351258&topic=34187